Hujan membawaku pergi bersama senyumanmu // 29 November 2013
|
29.11.13 |
Matamu terlalu indah untuk aku gambarkan dengan kata kata.
Sungguh, engkau terlalu indah untuk dikhabarkan.
Hari ini mungkin hari terakhir untuk kita bertemu dibawah pohon memori, namun akan aku hargai dan mengenang segalanya.
Mengenalmu dalam waktu yang singkat ini amat membahagiakan walau jujur aku katakan aku masih keliru dengan perasaanku sendiri.
Kenangan itu terlalu indah untukku kenang.
Jujur, mengenali engkau mengubah semula wajahku.
Ikhlas dari hati, biarlah Yang Maha Esa menjadi sutradara untuk episod yang seterusnya.
Jujur aku masih keliru.
Seperti kata ibu, jika jodoh tidak akan ke mana.
Aku menyerahkan segalanya kepada sang pemegang hati ini.
Izinkan aku mempersiapkan diriku terlebih dahulu.
Dimatamu aku lihat... Aku dapat melihat sinar yang tiada ungkapan yang sesuai untuknya kerana engkau terlalu istimewa.
Engkau istimewa sehingga tiada kata seindah bahasa.
Maaf jika aku masih punya kekurangan yang tidak engkau sukai, tetapi itulah aku.
Tiada siapa dapat mengubah hakikat kejadianku.
Biarlah puisi puisi yang dapat aku sampaikan melalui kata ini menjadi pengubat rinduku padamu.
Hanya doa yang dapatku kirimkan buat engkau berada jauh dariku.
Jujur engkau paling istimewa.
Terima kasih atas perkongsian kebahagianmu kepadaku, engkau terlalu indah.
Love Infinity,
28 November 13
|

Older entries